.
Friday 30th of July 2010    

Wanita Sholihah

Azains Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini389
mod_vvisit_counterKemarin599
mod_vvisit_counterPekan ini2489
mod_vvisit_counterBulan ini15612
mod_vvisit_counterTotal112246

My Mesengger

Ads

Donations For this site

Enter Amount:

Video


Home Kesehatan Diabetes Melitus
Diabetes Melitus طباعة إرسال إلى صديق
الكاتب Ahmad Zainuddin, Lc   
الأحد, 03 مايو 2009 12:25
There are no translations available.

Penjelasan tentang Diabetes Melitus
 
Penyakit Diabetes Melitus terjadi ketika kadar gula (glukosa) dalam darah
berlebih. Kelebihan gula tersebut menjadi racun bagi tubuh penderita.
Indonesia adalah negara urutan keempat setelah India, Cina, dan Amerika
Serikat, dengan jumlah penderita diabetes hanpir 8,5 juta orang.
 
Klasifikasi penyakit DM dibagi sebagai berikut :
 
- DM tipe 1 disebabkan kekurangan insulin absolute
 
- DM tipe 2 disebabkan kekurangan insulin relative
 
- DM Gestasional disebabkan kehamilan
 
- DM tipe lain biasanya disebabkan penyakit-penyakit pada kelenjar
pankreas langsung maupun tidak langsung.
 
Orang yang beresiko tinggi menderita DM antara lain :
 
- berusia lebih dari 45 tahun
 
- berat badan melebihi 120% dari Berat Badan Ideal (BBI) ; BBI =
(TB-100)-10%
 
- tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg
 
- ada riwayat DM pada keluarga
 
- kehamilan dengan berat badan bayi yang lahir lebih dari 4000 gram
 
*Diabetes Melitus TIPE 1*
 
Sel-sel beta di kelenjar pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin
yang memecah karbohidrat (glukosa) menjadi energi yang diperlukan tubuh.
Ketidakmampuan tersebut disebabkan kerusakan sebagian kecil maupun sebagian
besar sel beta pankreas akibat suatu penyakit atau sebab lain.
 
Akibatnya, pasokan insulin dari pankreas berkurang atau terhenti sehingga
tubuh tidak dapat mengubah karbohidrat menjadi glukosa. Untuk itu, tubuh
memecah lemak untuk memperoleh energi sehingga lemak tubuh berkurang dan
tubuh menjadi kurus.
 
*GEJALA*-gejala pasti penyakit DM antara lain polidipsi (sering haus
sehingga banyak minum), polifagi (banyak makan karena selalu merasa lapar),
serta poliuri (sering kencing), sering kali air seninya dikerumuni semut.
 
Gejala lain adalah penurunan berat badan yang sangat nyata.
 
Gejala-gejala tidak pasti penyakit DM antara lain cepat lelah, mudah
mengantuk, penglihatan kabur, kesemutan, hilang rasa di ujung-ujung jari,
bisul hilang timbul, infeksi kulit sukar sembuh, gatal-gatal, keputihan pada
wanita, atau disfungsi ereksi pada pria.
 
Siklus :
 
1. Lambung mengubah makanan menjadi gula (glukosa)
 
2. Glukosa masuk ke dalam aliran darah
 
3. Pankreas memproduksi sedikit atau tidak sama sekali insulin
 
4. Sedikit atau tidak ada sama sekali insulin dalam aliran darah
 
5. Glukosa menumpuk dalam aliran darah
 
*Diabetes Melitus TIPE 2*
 
Insulin yang dihasilkan pankreas tidak mencukupi atau sel lemak dan tubuh
menjadi kebal terhadap insulin. Akibatnya, distribusi glukosa ke seluruh
tubuh terganggu.
 
*GEJALA* – Muncul perlahan-lahan sampai timbul gangguan yang jelas.
 
Dalam mendiagnosis penyakit DM tidak hanya dilihat pada adanya kadar glukosa
dalam air seni tapi juga yang paling penting, dilakukan pemeriksaan glukosa
darah dalam aliran darah.
 
Kadar glukosa darah waktu puasa : < 100 mg/dl
 
Kadar glukosa darah 2 jam sesudah puasa : < 140 mg/dl
 
Siklus :
 
1. Lambung mengubah makanan menjadi gula (glukosa)
 
2. Glukosa masuk ke dalam aliran darah
 
3. Pankreas memproduksi insulin
 
4. Insulin masuk ke saluran darah
 
5. Glukosa tidak dapat masuk ke sel tubuh, akibatnya glukosa menumpuk
di pembuluh darah
 
*Fungsi Insulin*
 
Insulin adalah hormon yang disekresi oleh pankreas. Pankreas merupakan organ
yang letaknya di belakang lambung dan memiliki fungsi memproduksi
enzim-enzim pencernaan dan hormon. Ketika karbohidrat diserap dari usus
halus ke dalam darah, pankreas akan terangsang untuk melepaskan insulin
secara proposial. Kebanyakan sel tubuh memiliki reseptor insulin yang
mengikat insulin yang beredar dalam tubuh. Dengan adanya reseptor insulin
tersebut, sel-sel dapat menyerap glukosa dari aliran darah ke dalam sel. Sel
memanfaatkan glukosa dan nutrisi lainnya sebagai energi.
 
Tanpa insulin, kita bisa banyak makan tapi tetap merasa lapar karena banyak
sel tubuh tidak menjaring glukosa tanpa bantuan insulin. Inilah yang terjadi
pada penderita diabetes tipe 1. Gangguan pada produksi insulin di pankreas
dapat menyebabkan kadar gula dalam darah terganggu.
 
*Pencegahan*
 
DM adalah penyakit menahun yang dapat diderita seumur hidup. Sehingga, yang
berperan dalam pengelolaannya bukan hanya dokter tetapi juga perawat, ahli
gizi, penderita, bahkan keluarganya. Penyakit DM sifatnya sederhana dan
tidak kompleks serta dapat dikelola dengan tuntas oleh dokter umum maupun
perawat yang berpengalaman.
 
Pendidikan bagi penderita DM dan keluarganya akan sangat membantu
meningkatkan pengelolaan penyakit DM.
 
Karena itu, agar hasil pengobatan tepat dan berhasil diperlukan standar
minimal pengelolaan penyakit DM bagi penderita. Dalam hal ini, yang penting
adalah pendidikan tentang DM dan penderita memahami penyakit DM, termasuk
pengendalian, komplikasi, dan masalah-masalah yang memperberatnya seperti
hipertensi, hiperlipidemi, dan kehamilan.
 
Pengelolaan makan dengan komposisi karbohidrat, lemak dan protein yang
seimbang disesuaikan dengan kegiatan penderita penyakit DM tersebut. Dalam
pengelolaan makan yang penting adalah disiplin akan jadwal dan jumlah jenis
makanan dan diikuti dengan berolah raga. Olahraga dilaksanakan satu sampai
dua jam setelah makan, dengan 3 kali seminggu. Jenis olahraga yang
disarankan adalah lari, berenang, bersepeda, dan dayung dan disesuaikan
dengan kondisi penderita. Manfaat olahraga adalah menurunkan kadar gula
darah, berat badan, dan komplikasi penyakit.
 
Pemberian obat-obatan dapat disesuaikan dengan saran dokter yang merawat.
Tapi, tidak kalah penting dalam pengelolaan DM adalah mengkonsumsi suplemen
makanan kesehatan.
 
Untuk membantu mengatasi penyakit DM, *terapi produk perlebahan* yang kaya
akan nutrisi alami akan sangat bermanfaat untuk menunjang pemulihan
kesehatan.
 
*Dynamic Trio* (Bee Propolis, Royal Jelly, dan Pollenergy) merupakan
kombinasi produk yang bekerja sinergis. Selain membantu memulihkan stamina
tubuh, produk ini juga mencegah komplikasi DM yang mengerikan serta nembantu
menstabilkan gula darah.
Sumber : http://www.gsn-soeki.com/wouw/

 

 



Write comment
Your Contact Details:
 
Comment:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
Security Please input the anti-spam code that you can read in the image.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

آخر تحديث: الأحد, 24 مايو 2009 23:35
 

Pasang Iklan Gratis

لافتة إعلانية

Azzam's Collections

لافتة إعلانية
لافتة إعلانية
bottom

top

Artikel Terkini

Artikel Popular

Kurs Mata Rupiah

30-Jul-2010 / 08:03 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9050.00 8900.00
SGD 6646.75 6513.75
HKD 1166.30 1145.00
CHF 8724.95 8554.95
GBP 14156.40 13867.40
AUD 8156.75 7985.75
JPY 104.97 102.25
SEK 1258.50 1226.90
DKK 1599.35 1555.65
CAD 8755.45 8566.45
EUR 11838.25 11615.25
SAR 2422.75 2364.75
sumber: KlikBCA.com

bottom

Copyright @ 2008-2009 Ahmadzainuddin.com. Disclaimer XHTML CSS.